18 hari perjalanan
14 hari trekking di tantangan melalui Teahouse
4 malam akomodasi hotel di Kathmandu
Gunung penerbangan ke Lukla Go Round
Puncak ketinggian: 5546 m
Sebuah
perjalanan klasik menuju Everest Base Camp dan masteguhhandoyo
mengikuti asmara dan kepuasan yang begitu dekat puncak gunung tertinggi
di dunia.
Everest
Base Camp Trekking merangkum berbagai macam tantangan serta prestasi
yang luar biasa, setelah asmara dan kepuasan karena begitu dekat dengan
Everest. Perjalanan
ini menawarkan pesona gunung yang menakjubkan serta pemahaman yang
berharga tentang kehidupan Sherpa dan segala tantangannya. Dapat disimpulkan bahwa Everest Base Camp Trekking dan masteguhhandoyo adalah salah satu baris paling populer di Nepal. Hal
ini juga diketahui, bukan hanya karena jaraknya dari Everest, tetapi
juga karena keramahan Sherpa, pemandangan pedesaan, keragaman
etnis-budaya, serta berbagai festival biara meriah dan megah.
Selama
perjalanan ke Everest Base Camp dan masteguhhandoyo, kita akan tinggal
di beberapa penginapan dinaungi bayangan puncak Everest, Lhotse, Nuptse,
Ama Dablam, dan Thamaserku. Semuanya dipilih dari yang terbaik di antara 20 teratas dunia untuk perjalanan versi klasik abadi Observer, Inggris. Kami akan menikmati makanan lezat dan keramahan tradisi Sherpa. Dengan
hari libur untuk aklimatisasi untuk mendaki, kita akan berjalan
perlahan-lahan di antara puncak gunung menjulang tertutup salju, melalui
hutan dan pemukiman masyarakat Sherpa eye-catching.
Kami
juga akan menjelajahi seluruh nuansa sihir Kathmandu: mengunjungi Situs
Warisan Dunia: Kuil Buddha Bhaudhanath 'dan sebuah kuil Hindu
Pashupatinath' (menjadi saksi di depan umum upacara kremasi Hindu di
sungai Bagmati suci) sebelum gunung terbang ke Lukla, trekking di wilayah gerbang Nepal untuk pergi ke Everest. Selama
menuju Everest Base Camp, kami akan turun desa Koshi Dudh menuju
Namche, 'modal' Sherpa terletak di cekungan berbentuk tapal kuda,
lengkap dengan pasar meriah dan ramai oleh pedagang dari berbagai daerah
Tibet. Pemandangan
pegunungan menjadi lebih menantang dan sama seperti kita mulai trekking
di atas pohon-pohon di jalan untuk Dingboche untuk aklimatisasi dan
eksplorasi lebih lanjut. Selanjutnya, kita akan mengikuti punggungan (Moraine) Khumbu gletser, menuju Gorakshep melalui Lobuche. Akhirnya
pendakian ke puncak masteguhhandoyo (5,445 m) membawa kita ke titik
terbaik untuk melihat 360 derajat panorama di dunia Himalaya, termasuk
Everest sebagai puncak tertinggi.
H-1 Dari Jakarta ke Kuala Lumpur
Hari 01 Kuala Lumpur, Kathmandu, Sambut malam, Bermalam di Hotel
Budaya kunjungan Hari Climb 02 / Persiapan
Hari 03 Terbang Lukla (2.800 m) dan naik ke Phakding (2.650 m)
Hari 04 Trekkingt o Namche (3.440 m)
Hari 05 Hari istirahat untuk aklimatisasi
Hari 06 Trekking ke Khumjung
Hari 07 trekking ke Desa Photse
Hari 08 Trekking ke Dingboche (4.360 m)
Hari 09 Istirahat di Dingboche (4.360 m)
Hari 10 Trekking ke Lobuche (4.930 m)
Hari 11 Trekking ke Gorek Shep (5288 m) beralanjut ke Everest Base Camp (5.545 m)
Hari 12 Hike dan trekking ke masteguhhandoyo Pherichee
Hari 13 Namche Trekkingke
Hari 14 Trekking ke Phakding (2.600 m)
Hari 15 Trekking ke Lukla (2.800 m)
Hari 16 Terbang Kathmandu (1.360 m)
Hari 17 Di Kathmandu / menjelajahi Kathmandu
Hari 18 Selesai perjalanan / kembali ke KL
H +1 KL JAKARTA
Biaya ini meliputi:
Transportasi saat kedatangan & keberangkatan baik untuk penerbangan domestik dan internasional (pulang).
Hotel
Akomodasi di Kathmandu dalam bentuk kamar twin dengan sarapan untuk
tetap sesuai dengan jadwal yang tercantum dalam jadwal.
Makan penuh selama berkemah saat pendakian dan trekking ekspedisi melalui Teahouse tersebut.
Akomodasi untuk berkemah saat pendakian atau trekking ekspedisi melalui Teahouse seperti yang ditunjukkan dalam jadwal.
Resepsi makan malam dengan Program etnis-budaya sebagaimana tercantum dalam jadwal.
Panduan untuk tur kota untuk setengah hari sebagaimana tercantum dalam jadwal.
Seluruh pajak bandara dan penerbangan domestik sebagaimana tercantum dalam jadwal.
Transfer pribadi ke dan dari titik awal dan titik akhir trekking di jalan.
Gratis
penggunaan peralatan trekking di kualitas - kantong tidur, bulu khusus
di dalamnya, tikar terisolasi, jaket (jaket yang terbuat dari isian),
tas ransel, dan selama perjalanan berlangsung.
Ketinggian
Chamber Portable (PAC) / Gamow Bag (Safety Equipment untuk resiko akut
Mountain Sickness / AMS) dan penuh dengan peralatan untuk Pertolongan
Pertama pada Kecelakaan.
Ketua kelompok lokal dan jalur trekking di profesional, dilatih oleh Wilderness First Aid
Tur berikut pendaki berpengalaman dari semua biaya dan biaya perjalanan.
Masak selama trekking, pemandu, dan staf pendukung lainnya.
Porter untuk membawa semua perlengkapan pribadi dan peralatan kelompok.
Porter
dilengkapi dengan pakaian hangat dan peralatan trekking di lengkap:
Gore Tex Jaket dan celana panjang, sepatu trekking, selimut, topi wol,
sarung tangan wol, kaus kaki wol, dan kacamata hitam.
Berkas dan informasi komprehensif baik sebelum keberangkatan dan selama perjalanan.
Trekking izin dan nasional biaya masuk taman / kawasan lindung.
Jumat, 28 Juni 2013
Selasa, 18 Juni 2013
Pendakian Gunung Gede
Pendakian pertama saya ke Gunung Gede - 30 Juni 2005 .
Pendakian kedua saya ~ 2009
Pendakian ketiga saya ~ 2010
Pendakian keempat ~ 2011
Pendakian ke 5 ~

![]() | |||||
| Surya Kencana 30 Juni 2005 |
![]() | |
| Puncak Gunung Gede 2958mdpl - 1 Juli 2005 |
Pendakian kedua saya ~ 2009
![]() | ||
| Puncak Gunung Gede Diselimuti Kabut - 2009 |
![]() | ||
| Gunung Gede 2958mdpl - 2009 |
![]() | ||
| Surya Kencana - 2010 |
![]() | ||
| Puncak Gunung Gede - 2010 |
![]() | |
| Surya Kencana - 2011 |
![]() | ||
| Gunung Pangrango Terlihat dari Puncak Gunung Gede - 2011 |
| Puncak Gunung Gede 3958mdpl - 2013 |
| Perjalanan Turun Gunung Gede via Cibodas - 2013 |
Rabu, 15 Mei 2013
Gunung Papandayan 2665mdpl
Sebenernya perjalanan papandayan ini sebelum perjalanan cikuray tapi karna foto-fotonya baru masuk ke email saya sekarang jadi postingnya baru dibuat sekarang . Foto-fotonya bisa dilihat dibawah ini .
Ini pos laporan sebelum kami mendaki Gunung Papandayan 2665mdpl ..
Dan perjalanan kami dimulai melewati jalan bebatuan yang bersebelahan dengan kawah papandayan yang masih aktif . Berjalan sejajar dengan ketinggian awan dan bau tak sedap dari kawah papandayan . Melewati tebing-tebing yang menurut warga garut gampang terjadi longsor . Setapak demi setapak kami terus melangkah sambil melihat pemandangan indah disekeliling kawah yang kami lewati .
Tak lama kami beristirahat dipuncak bayangan kami meneruskan perjalanan kami kembali . Menuju puncak yg sebenarnya . Dan ternyata puncak papandayan 2665mdpl puncak tropis, puncak yang masih banyak pepohonan sehingga tak dapan melihat keindahan pemandangan dari puncak tersebut . Tetapi kami tidak menyesal karna hilang semua rasa penasaran kami akan puncak papandayan 2665mdpl .
Ini pos laporan sebelum kami mendaki Gunung Papandayan 2665mdpl ..
Setelah kurang lebih 2 jam kami melangkah kami tiba dipondok salada, tempat para pendaki membuka tendanya dan mengistirahatkan tubuhnya .
Keesokan paginya kami melangkah lagi menuju puncak papandayan melewati hutan mati .
Setelah melewati hutan mati kami tiba ditegal alun .
Setelah melewati tegal alun kami melangkah lagi menuju puncak . Sampai akhirnya kami tiba dipuncak bayangan papandayan dan memotret sebentar .
Terlihat Tegal Alun dari puncak bayangan Gunung Papandayan .
Tak lama kami beristirahat dipuncak bayangan kami meneruskan perjalanan kami kembali . Menuju puncak yg sebenarnya . Dan ternyata puncak papandayan 2665mdpl puncak tropis, puncak yang masih banyak pepohonan sehingga tak dapan melihat keindahan pemandangan dari puncak tersebut . Tetapi kami tidak menyesal karna hilang semua rasa penasaran kami akan puncak papandayan 2665mdpl .
Selasa, 07 Mei 2013
Gunung Cikuray 2821mdpl
Stasiun Pemancar Kaki Gunung Cikuray .
Awan Dipuncak Cikuray sambil menunggu matahari terbit .
#sunrise #gariskeras #petarung
ini twitter orang-orang yang ada difoto ini, monggo yang mau follow pasti difollback :)
@mulyaboyor
@aLvianelnazri
@fariesasshole
Foto dari puncak cikuray background puncak Gunung Papandayan :)
digoogle tertuliskan puncak Cikuray 2818mdpl tapi dipunyak aslinya tertuliskan 2821mdpl . Entah yg mana yg benar, yg jelas langkah kaki kaki kami berjalan kesana tak terhitung dan begitu pula sampai dipucaknya pun keindahannya tak terhitung pula, sungguh tak ada tandingannya . Terima kasih tuhan akan karuniamu memberikan kami menikmati keindahan negri ini . Kami pun berjanji akan selalu menjaga keindahan alam ini .
Kamis, 11 April 2013
Gunung Merbabu 3142mdpl
Seven Summit Merbabu
Pada suatu malam saya yg bernama fariz wicaksana bosan dengan kehidupan saya, bosan dengan hari-hari saya . Saya ingin bertualang, merasakan kesunyian dan keindahan alam . Saya mulai mencari-cari info tentang orang-orang yg ingin tracking ke pucak gunung lewat sosial media seperti facebok dan twitter . Setelah saya login akun saya, saya melihat twett teman saya yg meretweet akun @infogunung . Tanpa berfikir panjang saya pun langsung memfollow akun tsb dan juga saya langsung membuka posting tweet akun tsb(@infogunung) . Saya pun melihat retweet terhangat akun tersebut yg bertuliskan seperti ini “ @rionel91 Dibutuhkan 1 orang yg ingin ikut tracking ke merbabu, karna 1 teman saya batal ikut, add pin : xxxxxxxx @infogunung “ . Tanpa ragu pun saya langsung invite pin akun tsb, saya ingat itu hari rabu tgl 27 maret 2013 . Saya langsung bertanya-tanya ttg tgl keberangkatan dan info-info lainnya . Dan ternyata keberangkatan pada hari jum’at tgl 29 maret 2013, 2 hari lagi “ucap saya dalam hati” . Seteleh saya pikir dengan matang akhirnya saya pun fix ikut pendakian itu dengan persiapan seadaanya . perjalanan saya pun dimulai ...
Pada siang yg ingin berganti dengan
sore hari, jum’at 29 maret 2013 saya bergegas menuju rumah seseorang yg
mengajak saya lewat sosial media itu, ternyata rumahnya dia masih satu kota
dengan saya . Kami pun berkemas barang-barang, kami bertiga dari kota bekasi
menuju stasiun pasar Senen karna perjalanan kami menaiki kereta . Ternyata
distasiun pasar senen telah menunggu 3 orang dari tambun yang ternyata teman
dari teman baru saya itu . Kereta tiba pukul 21.00 dan kami pun langsung
menaikinya . Tertidur lumayan pulas kami pun terbangun ketika matahari mulai
terbit . Kami pun tiba distasiun Semarang Poncol pukul 07.00 . Distasiun
Semarang itu kami beretemu dengan rombongan pendaki lainnya yang ternyata
mempunyai tujuan yg sama yaitu “Seven Summit Merbabu” . Kami pun bergabung
dengan rombongan itu yg berjumlah 4 orang yg berasal dari kuningan . Total
kelompok kami bertambah jadi genap 10 orang . Perjalanan dikota semarang pun
dimulai ...
Setelah keluar dari stasiun Semarang
Poncol kelompok kami menaiki mini bus yang bertujuan ke Salatiga Semarang . Setelah
kira-kira 1 setengah jam kami tiba di pasar sapi salatiga . Kamipun
beristirahat sejenak . Setelah mengisi tenanga dengan makan dan istirahat kami
pun berjalan kembali, menaiki mini bus yang menuju kopeng yg langsung turun
dipos pending pertama “Thekelan” . Kami pun beristirahat lagi sambil
meregistrasi pendakian dan menunggu satu kelompok yang berasal dari bandung .
Setelah menunggu agak lama kelompok dari bandung akhirnya tiba juga kelompok
dari bandung itu . Cuaca waktu itu hujan sedang . Kelompok bandung pun setelah
tiba dan registrasi langsung mendaki tanpa menunggu kami yg telah menunggu
mereka . Kami tertahan karna hujan, mereka malah hujan-hujanan . Ya tak apalah
yg penting kami telah berbuat baik . Setelah hujan reda perjalanan kami pun
dimulai sekitar jam 14.15 ....
Kami berjalan melewati ladang jagung .
Selangkah demi selangkah kaki pun terus melangkah .Tak terburu-buru kami
pejalan santai yang penting sampai hehe . Setelah lumayan lama berjalan,
kira-kira 1 setengah jam kami tiba di camp 1 pending .
Kami mengisi persediaan air dan beristirahat sejenak . Tak lama kami berjalan lagi menuju Camp 2 “Pereng Putih” .
Kami mengisi persediaan air dan beristirahat sejenak . Tak lama kami berjalan lagi menuju Camp 2 “Pereng Putih” .
Setelah kurang lebih 1 jam kami tiba di Camp 2 “Pereng Putih”
. Istirahat sejenak dan kami pun kembali berjalan meuju camp 3 “Gumuk Menthul”
yang tidak terlalu jauh dari pereng putih, kami tiba di “Gumuk Menthul” dengan
waktu 45 menit . Kami pun beristirahat sejenak sambil membersiapkan senter
karna hari sudah mulai gelap . Setelah siap semua kamipun melanjutkan
perjalanan lagi, itu kira2 pukul 18.00 .....
Kami berjalan didalam kegelapan, udara
yang dingin dan track yang lumayan terjal . Saat itu kabut pun mulai tebal, air
kabut pun turun dari atas . Kami tetap terus melanjutkan perjalanan, menahan
dingin dan menahan lapar . Setelah gerimis reda kami pun beristirahat didengah
hutan yang sedikit terbuka dan memakan makanan instan dan sempat memasak air
untuk membuat mie . Setelah mie pun jadi kami makan bersama dan tiba-tiba
hujanpun turun lagi . Air hujan yang menciprat kedalam mangkuk mie dan kuah mie
yg menciprat ke mata kami . Perih rasanya tapi tak kami rasa, kami usap muka
kami dengan air hujan itu . Dingin malam itu sangat mencekam, Saya pun sempat
merasakan menggil yg lumayan parah . Lalu kami bergegas membereskan alat-alat
makan dan sampah-sampah makanan yg telah kami makan . Kami pun melanjutkan
perjalanan kami kembali didalam hutan yg dingin dengan cuaca hujan . Tak lama
kami pun tiba di Camp berikutnya, Camp 4 yaitu “Lempong Sampan” .
Tak berfikir
lagi kami pun langsung membuka tenda disitu agar segera bisa beristahat .
Setelah tenda berdiri kami pun langsung membersihkan dalamnya yang terkena
karna rembasnya air . Setelah dalam tenda kering kami pun masuk semua dan
menghangatkan diri dengan membakar spirtus didalam tenda . Ketika api dari
sepirtus sedikit padam seseorang dari kelompok cirebon menyiramnya lagi agar
apinya tetap awet namun tak diduga sepirtus itu terbakar semua . Api yg
memencar didalam tenda membuat kami semua panik . Semua bilang “ambil air ambil
air” tapi tak satupun ada yang berani keluar karna dinginnya diluar karna hujan
yang agak lebat . Akhirnya kamipun mengorbankan baju2 kami yang telah basah
untuk memadamkan apinya, dan bagusnya cara itu ampuh dan api telah padam .
Untungnya tenda kami tak ada yang terbakar sedikitpun . Setelah kejadian itu
kami pun segera ambil posisi tidur agar besok pagi bisa segar lagi ......
Pagi hari pun tiba .
Kami mulai memasak air untuk membuat kopi, memasak nasi dan makan bersama . Setelah makan kami pun mulai mengambil barang-barang yg kami jemur dibawah teriknya matahari . Memasukkannya lagi dan membongkar tenda . Pukul 09.15 kami pun melanjutkan perjalanan kami ...
Kami mulai memasak air untuk membuat kopi, memasak nasi dan makan bersama . Setelah makan kami pun mulai mengambil barang-barang yg kami jemur dibawah teriknya matahari . Memasukkannya lagi dan membongkar tenda . Pukul 09.15 kami pun melanjutkan perjalanan kami ...
Setelah kurang lebih 1 jam berjalan kami
pun tiba di puncak 1 “Watu Gubuk”. Kami
istirahat sejenak disitu sekalian menjemur pakaian-pakaian kami karna saat itu
matahari sedang terik . Setelah lama beristirahat kami pun melanjutkan
pejalanan kami kembaliii ...
Kami berjalan melewat bebatuan yang
ditemani dengan pemandangan indah dikiri kanan kami . Setelah sekitar 1 jam
kami berjalan kami tiba di puncak 2, yaitu “Watu Tulis”/pemancar . Disitu
terlihat banyak tulisan-tulisan yang dibuat dari bebatuan . Sungguh indah .
Setelah tak lama kami beristirahat kamimelanjutkan perjalan kami lagiii ...
Kaki yg melangkah sedikit demi sedikit
akhirnya kami tiba di puncak 3, yaitu “Geger Sapi” . Dari puncak 3 ini terlihat
lautan awan yg sangat indah, sungguh indah sekali . Setelah memotret-motret
kami melanjutkan perjalanan kami lagi .
Tak lama dan tak begitu jauh kami tida
dipertigaan . Pertigaan ini yang memisah antara “Puncak Syarif” dan “Puncak
Ondo Rante” . Karna perjalanan pulang kami melewati puncak ondo rante jadi kami
tak menaiki puncak syarif, kami menuju arah puncak ondo rante dengan berjalan sedikit demi seditkit tanpa perdulikan lelah dan peluh yg bercucuran . Jalan terus, terus berjalan sampai tujuan dan keindahan yang kami cari . Perlahan perlahan, setapak demi setapak puncak selanjutnya telah terlihat .
Dan setelah berjalan 30 menit kami tiba dipuncak
“Ondo Rante” . Kami memotrey keindahan alam dari puncak ondo rante dan isirahat
sejenak . Setelah istirahat sejenak kami pun melanjutkan perjalanan ke puncak
“Kenteng Songo” yang berjarak kurang lebih 300 meter dari puncak ondo rante .
Setelah berjalan 45 menit akhirnya kami
tiba juga di puncak “Kenteng Songo” . Sungguh indah pemandangannya dari sini .
Awan yg begitu tebal dan berbentuk bagus . Kami memotret seperti biasa .
Setelah kami memotret dan istirahat kami pun menuju puncak 7, yaitu
“Trianggulasi” ....
Dari puncak kenteng songo kami hanya butuh
waktu 20 menit untuk tiba di puncak 7, “Trianggulasi” . Sungguh indah di puncak
7 ini . Dari sini terlihat gagahnya merapi, sindoro sumbing dan lawu . Awan pun
tidak kalah bagus dari puncak-puncak sebelumnya . Kami memotret-motret disana
sampai senja pun menghilang lalu kami turun berjalan lagi melanjutkan
perjalanan pulang .
Melewat banyak bukit . Melewati ladang savana 1 dan 2 .
Memasuki hutan yg lebat lagi dan kami tiba di pos kang bari pukul 00.00 .
Kami pun istirahat sampai pagi, dan siang
kami berjalan pulang sampai akhirnya bertemu dengan seseorang yang menawarkan jasanya mengantar kami sampai terminal boyolali dengan biyaya yang relatif murah . Setelah negosiasi sebentar akhirnya kami menaiki mobil pick upnya . Kami pun menuju terminal boyolali . Setelah sampai diterminal boyolali kami pun berpisah di terminal itu . Kami pulang dengan tujuan masing-masing . Sampai Bertemu lagi dilain waktu teman-teman sebenarnya dilain waktu~
#NYATA
Sumber
: @fariesasshole
@rionel91
@infogunung
Kamis, 24 Mei 2012
Senin, 21 Mei 2012
GIGS "TANPA PERBEDAAN #1"
Gigs "TANPA PERBEDAAN #1"
26 MEI 2012, AT MEKAR JATI KP.TANJUNG PURA WITH
- DEFORMATION
- DESALUKA NEGARA
- TALI SPOKAT
- HUKUM PANCUNG
- ODDITY
- RIOT INSIDE
- BLINK CARD
- STRONG
- STREET EMBLEM
- JOPROOT
- SINTINX 13
- SLAMFUCK
- THE RADIUS 24TH
- LITTLE BASTARD
- MORALITIES
- OTAK CHROS
- TRAXTOR
- THE BEGUNDAL STRUCK
- HITAM PUTIH
- BUDEG CEULI
- HORNY 69
- DOSA
INFO LINK
http://www.facebook.com/MORALITIESPUNK
Langganan:
Postingan (Atom)






































