Jumat, 28 Juni 2013

18 HARI KALAPHATAR (5,545 M) DAN DASAR EVEREST CAMP TREK EXPEDITION 2014

 18 hari perjalanan
14 hari trekking di tantangan melalui Teahouse
4 malam akomodasi hotel di Kathmandu
Gunung penerbangan ke Lukla Go Round
Puncak ketinggian: 5546 m



Sebuah perjalanan klasik menuju Everest Base Camp dan masteguhhandoyo mengikuti asmara dan kepuasan yang begitu dekat puncak gunung tertinggi di dunia.
Everest Base Camp Trekking merangkum berbagai macam tantangan serta prestasi yang luar biasa, setelah asmara dan kepuasan karena begitu dekat dengan Everest. Perjalanan ini menawarkan pesona gunung yang menakjubkan serta pemahaman yang berharga tentang kehidupan Sherpa dan segala tantangannya. Dapat disimpulkan bahwa Everest Base Camp Trekking dan masteguhhandoyo adalah salah satu baris paling populer di Nepal. Hal ini juga diketahui, bukan hanya karena jaraknya dari Everest, tetapi juga karena keramahan Sherpa, pemandangan pedesaan, keragaman etnis-budaya, serta berbagai festival biara meriah dan megah.
Selama perjalanan ke Everest Base Camp dan masteguhhandoyo, kita akan tinggal di beberapa penginapan dinaungi bayangan puncak Everest, Lhotse, Nuptse, Ama Dablam, dan Thamaserku. Semuanya dipilih dari yang terbaik di antara 20 teratas dunia untuk perjalanan versi klasik abadi Observer, Inggris. Kami akan menikmati makanan lezat dan keramahan tradisi Sherpa. Dengan hari libur untuk aklimatisasi untuk mendaki, kita akan berjalan perlahan-lahan di antara puncak gunung menjulang tertutup salju, melalui hutan dan pemukiman masyarakat Sherpa eye-catching.
Kami juga akan menjelajahi seluruh nuansa sihir Kathmandu: mengunjungi Situs Warisan Dunia: Kuil Buddha Bhaudhanath 'dan sebuah kuil Hindu Pashupatinath' (menjadi saksi di depan umum upacara kremasi Hindu di sungai Bagmati suci) sebelum gunung terbang ke Lukla, trekking di wilayah gerbang Nepal untuk pergi ke Everest. Selama menuju Everest Base Camp, kami akan turun desa Koshi Dudh menuju Namche, 'modal' Sherpa terletak di cekungan berbentuk tapal kuda, lengkap dengan pasar meriah dan ramai oleh pedagang dari berbagai daerah Tibet. Pemandangan pegunungan menjadi lebih menantang dan sama seperti kita mulai trekking di atas pohon-pohon di jalan untuk Dingboche untuk aklimatisasi dan eksplorasi lebih lanjut. Selanjutnya, kita akan mengikuti punggungan (Moraine) Khumbu gletser, menuju Gorakshep melalui Lobuche. Akhirnya pendakian ke puncak masteguhhandoyo (5,445 m) membawa kita ke titik terbaik untuk melihat 360 derajat panorama di dunia Himalaya, termasuk Everest sebagai puncak tertinggi.


  H-1 Dari Jakarta ke Kuala Lumpur
      Hari 01 Kuala Lumpur, Kathmandu, Sambut malam, Bermalam di Hotel
      Budaya kunjungan Hari Climb 02 / Persiapan
      Hari 03 Terbang Lukla (2.800 m) dan naik ke Phakding (2.650 m)
      Hari 04 Trekkingt o Namche (3.440 m)
      Hari 05 Hari istirahat untuk aklimatisasi
      Hari 06 Trekking ke Khumjung
      Hari 07 trekking ke Desa Photse
      Hari 08 Trekking ke Dingboche (4.360 m)
      Hari 09 Istirahat di Dingboche (4.360 m)
      Hari 10 Trekking ke Lobuche (4.930 m)
      Hari 11 Trekking ke Gorek Shep (5288 m) beralanjut ke Everest Base Camp (5.545 m)
      Hari 12 Hike dan trekking ke masteguhhandoyo Pherichee
      Hari 13 Namche Trekkingke
      Hari 14 Trekking ke Phakding (2.600 m)
      Hari 15 Trekking ke Lukla (2.800 m)
      Hari 16 Terbang Kathmandu (1.360 m)
      Hari 17 Di Kathmandu / menjelajahi Kathmandu
      Hari 18 Selesai perjalanan / kembali ke KL
      H +1 KL JAKARTA


Biaya ini meliputi:
   

    
Transportasi saat kedatangan & keberangkatan baik untuk penerbangan domestik dan internasional (pulang).
    
Hotel Akomodasi di Kathmandu dalam bentuk kamar twin dengan sarapan untuk tetap sesuai dengan jadwal yang tercantum dalam jadwal.
    
Makan penuh selama berkemah saat pendakian dan trekking ekspedisi melalui Teahouse tersebut.
    
Akomodasi untuk berkemah saat pendakian atau trekking ekspedisi melalui Teahouse seperti yang ditunjukkan dalam jadwal.
    
Resepsi makan malam dengan Program etnis-budaya sebagaimana tercantum dalam jadwal.
    
Panduan untuk tur kota untuk setengah hari sebagaimana tercantum dalam jadwal.
    
Seluruh pajak bandara dan penerbangan domestik sebagaimana tercantum dalam jadwal.
    
Transfer pribadi ke dan dari titik awal dan titik akhir trekking di jalan.
    
Gratis penggunaan peralatan trekking di kualitas - kantong tidur, bulu khusus di dalamnya, tikar terisolasi, jaket (jaket yang terbuat dari isian), tas ransel, dan selama perjalanan berlangsung.
    
Ketinggian Chamber Portable (PAC) / Gamow Bag (Safety Equipment untuk resiko akut Mountain Sickness / AMS) dan penuh dengan peralatan untuk Pertolongan Pertama pada Kecelakaan.
    
Ketua kelompok lokal dan jalur trekking di profesional, dilatih oleh Wilderness First Aid
    
Tur berikut pendaki berpengalaman dari semua biaya dan biaya perjalanan.
    
Masak selama trekking, pemandu, dan staf pendukung lainnya.
    
Porter untuk membawa semua perlengkapan pribadi dan peralatan kelompok.
    
Porter dilengkapi dengan pakaian hangat dan peralatan trekking di lengkap: Gore Tex Jaket dan celana panjang, sepatu trekking, selimut, topi wol, sarung tangan wol, kaus kaki wol, dan kacamata hitam.
    
Berkas dan informasi komprehensif baik sebelum keberangkatan dan selama perjalanan.
    
Trekking izin dan nasional biaya masuk taman / kawasan lindung.
 

Selasa, 18 Juni 2013

Pendakian Gunung Gede

Pendakian pertama saya ke Gunung Gede - 30 Juni 2005 .

Surya Kencana 30 Juni 2005    

Puncak Gunung Gede 2958mdpl - 1 Juli 2005

Pendakian kedua saya  ~ 2009

Puncak Gunung Gede Diselimuti Kabut - 2009


Gunung Gede 2958mdpl - 2009

Pendakian ketiga saya ~ 2010

Surya Kencana - 2010

Puncak Gunung Gede - 2010

Pendakian keempat ~ 2011

Surya Kencana - 2011
Gunung Pangrango Terlihat dari Puncak Gunung Gede - 2011

Pendakian ke 5 ~




Puncak Gunung Gede 3958mdpl - 2013




Perjalanan Turun Gunung Gede via Cibodas - 2013

Rabu, 15 Mei 2013

Gunung Papandayan 2665mdpl

Sebenernya perjalanan papandayan ini sebelum perjalanan cikuray tapi karna foto-fotonya baru masuk ke email saya sekarang jadi postingnya baru dibuat sekarang . Foto-fotonya bisa dilihat dibawah ini .


Ini pos laporan sebelum kami mendaki Gunung Papandayan 2665mdpl .. 




























Dan perjalanan kami dimulai melewati jalan bebatuan yang bersebelahan dengan kawah papandayan yang masih aktif . Berjalan sejajar dengan ketinggian awan dan bau tak sedap dari kawah papandayan . Melewati tebing-tebing yang menurut warga garut  gampang terjadi longsor . Setapak demi setapak kami terus melangkah sambil melihat pemandangan indah disekeliling kawah yang kami lewati .































Setelah kurang lebih 2 jam kami melangkah kami tiba dipondok salada, tempat para pendaki membuka tendanya dan mengistirahatkan tubuhnya .


Keesokan paginya kami melangkah lagi menuju puncak papandayan melewati hutan mati .


Setelah melewati hutan mati kami tiba ditegal alun . 


Setelah melewati tegal alun kami melangkah lagi menuju puncak . Sampai akhirnya kami tiba dipuncak bayangan papandayan dan memotret sebentar .

Terlihat Tegal Alun dari puncak bayangan Gunung Papandayan .

Tak lama kami beristirahat dipuncak bayangan kami meneruskan perjalanan kami kembali . Menuju puncak yg sebenarnya . Dan ternyata puncak papandayan 2665mdpl puncak tropis, puncak yang masih banyak pepohonan sehingga tak dapan melihat keindahan pemandangan dari puncak tersebut . Tetapi kami tidak menyesal karna hilang semua rasa penasaran kami akan puncak papandayan 2665mdpl .





Selasa, 07 Mei 2013

Gunung Cikuray 2821mdpl


Stasiun Pemancar Kaki Gunung Cikuray . 

Awan Dipuncak Cikuray sambil menunggu matahari terbit .


 
 Negri Awan Cikuray #sunrise #bsi #gariskeras @tonndelonge @aLvianelnazri @fariesasshole

#sunrise #gariskeras #petarung

ini twitter orang-orang yang ada difoto ini, monggo yang mau follow pasti difollback :)

@mulyaboyor

@aLvianelnazri

@fariesasshole








Foto dari puncak cikuray background puncak Gunung Papandayan :)




  





digoogle tertuliskan puncak Cikuray 2818mdpl tapi dipunyak aslinya tertuliskan 2821mdpl . Entah yg mana yg benar, yg jelas langkah kaki kaki kami berjalan kesana tak terhitung dan begitu pula sampai dipucaknya pun keindahannya tak terhitung pula, sungguh tak ada tandingannya . Terima kasih tuhan akan karuniamu memberikan kami menikmati keindahan negri ini . Kami pun berjanji akan selalu menjaga keindahan alam ini . 




Kamis, 11 April 2013

Gunung Merbabu 3142mdpl





                                                      Seven Summit Merbabu







     

      













       Pada suatu malam saya yg bernama fariz wicaksana bosan dengan kehidupan saya, bosan dengan hari-hari saya . Saya ingin bertualang, merasakan kesunyian dan keindahan alam . Saya mulai mencari-cari info tentang orang-orang yg ingin tracking ke pucak gunung lewat sosial media seperti facebok dan twitter . Setelah saya login akun saya, saya melihat twett teman saya yg meretweet akun @infogunung . Tanpa berfikir panjang saya pun langsung memfollow akun tsb dan juga saya langsung membuka posting tweet akun tsb(@infogunung) . Saya pun melihat retweet terhangat akun tersebut yg bertuliskan seperti ini “ @rionel91 Dibutuhkan 1 orang yg ingin ikut tracking ke merbabu, karna 1 teman saya batal ikut, add pin : xxxxxxxx @infogunung “ . Tanpa ragu pun saya langsung invite pin akun tsb, saya ingat itu hari rabu tgl 27 maret 2013 . Saya langsung bertanya-tanya ttg tgl keberangkatan dan info-info lainnya . Dan ternyata keberangkatan pada hari jum’at tgl 29 maret 2013, 2 hari lagi “ucap saya dalam hati” . Seteleh saya pikir dengan matang akhirnya saya pun fix ikut pendakian itu dengan persiapan seadaanya . perjalanan saya pun dimulai ...
     Pada siang yg ingin berganti dengan sore hari, jum’at 29 maret 2013 saya bergegas menuju rumah seseorang yg mengajak saya lewat sosial media itu, ternyata rumahnya dia masih satu kota dengan saya . Kami pun berkemas barang-barang, kami bertiga dari kota bekasi menuju stasiun pasar Senen karna perjalanan kami menaiki kereta . Ternyata distasiun pasar senen telah menunggu 3 orang dari tambun yang ternyata teman dari teman baru saya itu . Kereta tiba pukul 21.00 dan kami pun langsung menaikinya . Tertidur lumayan pulas kami pun terbangun ketika matahari mulai terbit . Kami pun tiba distasiun Semarang Poncol pukul 07.00 . Distasiun Semarang itu kami beretemu dengan rombongan pendaki lainnya yang ternyata mempunyai tujuan yg sama yaitu “Seven Summit Merbabu” . Kami pun bergabung dengan rombongan itu yg berjumlah 4 orang yg berasal dari kuningan . Total kelompok kami bertambah jadi genap 10 orang . Perjalanan dikota semarang pun dimulai ...
      Setelah keluar dari stasiun Semarang Poncol kelompok kami menaiki mini bus yang bertujuan ke Salatiga Semarang . Setelah kira-kira 1 setengah jam kami tiba di pasar sapi salatiga . Kamipun beristirahat sejenak . Setelah mengisi tenanga dengan makan dan istirahat kami pun berjalan kembali, menaiki mini bus yang menuju kopeng yg langsung turun dipos pending pertama “Thekelan” . Kami pun beristirahat lagi sambil meregistrasi pendakian dan menunggu satu kelompok yang berasal dari bandung . Setelah menunggu agak lama kelompok dari bandung akhirnya tiba juga kelompok dari bandung itu . Cuaca waktu itu hujan sedang . Kelompok bandung pun setelah tiba dan registrasi langsung mendaki tanpa menunggu kami yg telah menunggu mereka . Kami tertahan karna hujan, mereka malah hujan-hujanan . Ya tak apalah yg penting kami telah berbuat baik . Setelah hujan reda perjalanan kami pun dimulai sekitar jam 14.15 ....
     Kami berjalan melewati ladang jagung . Selangkah demi selangkah kaki pun terus melangkah .Tak terburu-buru kami pejalan santai yang penting sampai hehe . Setelah lumayan lama berjalan, kira-kira 1 setengah jam kami tiba di camp 1 pending .
Kami mengisi persediaan air dan beristirahat sejenak . Tak lama kami berjalan lagi menuju Camp 2 “Pereng Putih” . 
     Setelah kurang lebih 1 jam kami tiba di Camp 2 “Pereng Putih” . Istirahat sejenak dan kami pun kembali berjalan meuju camp 3 “Gumuk Menthul” yang tidak terlalu jauh dari pereng putih, kami tiba di “Gumuk Menthul” dengan waktu 45 menit . Kami pun beristirahat sejenak sambil membersiapkan senter karna hari sudah mulai gelap . Setelah siap semua kamipun melanjutkan perjalanan lagi, itu kira2 pukul 18.00 .....
     Kami berjalan didalam kegelapan, udara yang dingin dan track yang lumayan terjal . Saat itu kabut pun mulai tebal, air kabut pun turun dari atas . Kami tetap terus melanjutkan perjalanan, menahan dingin dan menahan lapar . Setelah gerimis reda kami pun beristirahat didengah hutan yang sedikit terbuka dan memakan makanan instan dan sempat memasak air untuk membuat mie . Setelah mie pun jadi kami makan bersama dan tiba-tiba hujanpun turun lagi . Air hujan yang menciprat kedalam mangkuk mie dan kuah mie yg menciprat ke mata kami . Perih rasanya tapi tak kami rasa, kami usap muka kami dengan air hujan itu . Dingin malam itu sangat mencekam, Saya pun sempat merasakan menggil yg lumayan parah . Lalu kami bergegas membereskan alat-alat makan dan sampah-sampah makanan yg telah kami makan . Kami pun melanjutkan perjalanan kami kembali didalam hutan yg dingin dengan cuaca hujan . Tak lama kami pun tiba di Camp berikutnya, Camp 4 yaitu “Lempong Sampan” . 
     Tak berfikir lagi kami pun langsung membuka tenda disitu agar segera bisa beristahat . Setelah tenda berdiri kami pun langsung membersihkan dalamnya yang terkena karna rembasnya air . Setelah dalam tenda kering kami pun masuk semua dan menghangatkan diri dengan membakar spirtus didalam tenda . Ketika api dari sepirtus sedikit padam seseorang dari kelompok cirebon menyiramnya lagi agar apinya tetap awet namun tak diduga sepirtus itu terbakar semua . Api yg memencar didalam tenda membuat kami semua panik . Semua bilang “ambil air ambil air” tapi tak satupun ada yang berani keluar karna dinginnya diluar karna hujan yang agak lebat . Akhirnya kamipun mengorbankan baju2 kami yang telah basah untuk memadamkan apinya, dan bagusnya cara itu ampuh dan api telah padam . Untungnya tenda kami tak ada yang terbakar sedikitpun . Setelah kejadian itu kami pun segera ambil posisi tidur agar besok pagi bisa segar lagi ......
     Pagi hari pun tiba .
Kami mulai memasak air untuk membuat kopi, memasak nasi dan makan bersama . Setelah makan kami pun mulai mengambil barang-barang yg kami jemur dibawah teriknya matahari . Memasukkannya lagi dan membongkar tenda . Pukul 09.15 kami pun melanjutkan perjalanan kami ...
     Setelah kurang lebih 1 jam berjalan kami pun tiba di puncak 1 “Watu Gubuk”.  Kami istirahat sejenak disitu sekalian menjemur pakaian-pakaian kami karna saat itu matahari sedang terik . Setelah lama beristirahat kami pun melanjutkan pejalanan kami kembaliii ...
     Kami berjalan melewat bebatuan yang ditemani dengan pemandangan indah dikiri kanan kami . Setelah sekitar 1 jam kami berjalan kami tiba di puncak 2, yaitu “Watu Tulis”/pemancar . Disitu terlihat banyak tulisan-tulisan yang dibuat dari bebatuan . Sungguh indah . Setelah tak lama kami beristirahat kamimelanjutkan perjalan kami lagiii ...
     Kaki yg melangkah sedikit demi sedikit akhirnya kami tiba di puncak 3, yaitu “Geger Sapi” . Dari puncak 3 ini terlihat lautan awan yg sangat indah, sungguh indah sekali . Setelah memotret-motret kami melanjutkan perjalanan kami lagi .
     Tak lama dan tak begitu jauh kami tida dipertigaan . Pertigaan ini yang memisah antara “Puncak Syarif” dan “Puncak Ondo Rante” . Karna perjalanan pulang kami melewati puncak ondo rante jadi kami tak menaiki puncak syarif, kami menuju arah puncak ondo rante dengan berjalan sedikit demi seditkit tanpa perdulikan lelah dan peluh yg bercucuran . Jalan terus, terus berjalan sampai tujuan dan keindahan yang kami cari . Perlahan perlahan, setapak demi setapak puncak selanjutnya telah terlihat .
     Dan setelah berjalan 30 menit kami tiba dipuncak “Ondo Rante” . Kami memotrey keindahan alam dari puncak ondo rante dan isirahat sejenak . Setelah istirahat sejenak kami pun melanjutkan perjalanan ke puncak “Kenteng Songo” yang berjarak kurang lebih 300 meter dari puncak ondo rante .

     Setelah berjalan 45 menit akhirnya kami tiba juga di puncak “Kenteng Songo” . Sungguh indah pemandangannya dari sini . Awan yg begitu tebal dan berbentuk bagus . Kami memotret seperti biasa . Setelah kami memotret dan istirahat kami pun menuju puncak 7, yaitu “Trianggulasi” ....
     Dari puncak kenteng songo kami hanya butuh waktu 20 menit untuk tiba di puncak 7, “Trianggulasi” . Sungguh indah di puncak 7 ini . Dari sini terlihat gagahnya merapi, sindoro sumbing dan lawu . Awan pun tidak kalah bagus dari puncak-puncak sebelumnya . Kami memotret-motret disana sampai senja pun menghilang lalu kami turun berjalan lagi melanjutkan perjalanan pulang .



     Melewat banyak bukit . Melewati ladang savana 1 dan 2 . Memasuki hutan yg lebat lagi dan kami tiba di pos kang bari pukul 00.00 .


     Kami pun istirahat sampai pagi, dan siang kami berjalan pulang sampai akhirnya bertemu dengan seseorang yang menawarkan jasanya mengantar kami sampai terminal boyolali dengan biyaya yang relatif murah . Setelah negosiasi sebentar akhirnya kami menaiki mobil pick upnya . Kami pun menuju terminal boyolali . Setelah sampai diterminal boyolali kami pun berpisah di terminal itu . Kami pulang dengan tujuan masing-masing . Sampai Bertemu lagi dilain waktu teman-teman sebenarnya dilain waktu~



#NYATA
Sumber : @fariesasshole
               @rionel91
               @infogunung


Senin, 21 Mei 2012

GIGS "TANPA PERBEDAAN #1"



Gigs "TANPA PERBEDAAN #1"
26 MEI 2012, AT MEKAR JATI KP.TANJUNG PURA
WITH
  • DEFORMATION
  • DESALUKA NEGARA 
  • TALI SPOKAT 
  • HUKUM PANCUNG
  • ODDITY
  • RIOT INSIDE
  • BLINK CARD
  • STRONG
  • STREET EMBLEM 
  • JOPROOT
  • SINTINX 13
  • SLAMFUCK
  • THE RADIUS 24TH
  • LITTLE BASTARD
  • MORALITIES
  • OTAK CHROS
  • TRAXTOR
  • THE BEGUNDAL STRUCK
  • HITAM PUTIH
  • BUDEG CEULI
  • HORNY 69
  • DOSA 
#CP : DAGOEL : 085759341433

INFO LINK
http://www.facebook.com/MORALITIESPUNK